SELAMAT DATANG DI

KataLiterasi

Merawat Kata, Menumbuhkan Makna
Temukan review buku, rekomendasi buku bacaan, kamus istilah literasi, dan inspirasi membaca.

Apa Itu Blurb? Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya

 

Apa Itu Blurb? Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya

Pernahkah Anda mengambil sebuah buku di toko, lalu tanpa sadar membaliknya ke bagian belakang untuk membaca beberapa paragraf singkat sebelum memutuskan membeli? Jika iya, berarti Anda sedang membaca blurb. 

{getToc} $title={Table of Contents}
Meski hanya terdiri dari beberapa kalimat, blurb memiliki peran yang sangat besar dalam menentukan apakah seseorang akan tertarik membaca sebuah buku atau justru meletakkannya kembali di rak. Bagi penulis maupun penerbit, blurb adalah salah satu elemen pemasaran yang tidak boleh dianggap sepele.

Lalu, sebenarnya apa itu blurb? Bagaimana cara membuat blurb yang mampu menarik perhatian calon pembaca? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa Itu Blurb?

Blurb adalah teks singkat yang berisi gambaran menarik tentang isi sebuah buku dengan tujuan membangkitkan rasa ingin tahu calon pembaca.

Blurb bukan dibuat untuk menceritakan keseluruhan isi buku, melainkan memberikan "umpan" yang cukup agar pembaca penasaran dan terdorong membuka halaman pertama atau bahkan langsung membeli buku tersebut.

Karena fungsinya sebagai media promosi, bahasa yang digunakan dalam blurb biasanya lebih persuasif, ringkas, dan mampu membangun emosi pembaca.

Singkatnya, jika isi buku adalah sebuah perjalanan, maka blurb adalah undangan yang mengajak orang untuk ikut memulai perjalanan tersebut.

Mengapa Blurb Sangat Penting?

Di tengah ribuan buku yang beredar, calon pembaca hanya membutuhkan beberapa detik untuk memutuskan apakah sebuah buku layak diperhatikan atau tidak. Pada momen inilah blurb bekerja.

Blurb yang baik mampu:
  • menarik perhatian sejak kalimat pertama,
  • memperkenalkan inti cerita atau gagasan utama,
  • membangun rasa penasaran,
  • menunjukkan keunikan buku,
  • serta mendorong pembaca mengambil keputusan untuk membeli atau membaca.

Tidak berlebihan jika blurb sering disebut sebagai "salesman" yang bekerja selama 24 jam pada sebuah buku.

Di Mana Blurb Biasanya Ditemukan?

Selain di sampul belakang buku, blurb juga sering digunakan pada berbagai media promosi, seperti:

  • halaman produk di marketplace buku,
  • website penerbit,
  • katalog buku,
  • media sosial,
  • brosur promosi,
  • hingga toko buku digital.

Oleh karena itu, satu blurb yang baik biasanya dapat digunakan di berbagai platform sekaligus.

Perbedaan Blurb dan Sinopsis

Banyak orang masih menganggap blurb dan sinopsis adalah hal yang sama. Padahal keduanya memiliki tujuan yang berbeda.

BlurbSinopsis
Bertujuan menarik minat pembacaBertujuan menjelaskan isi cerita
Bersifat persuasifBersifat informatif
Tidak menceritakan keseluruhan alurMenjelaskan garis besar cerita
Tidak mengandung spoilerBisa memuat perkembangan cerita secara umum
Digunakan sebagai media promosiDigunakan sebagai ringkasan cerita


Sederhananya, sinopsis membantu pembaca memahami isi buku, sedangkan blurb membuat pembaca ingin membaca buku tersebut.

Ciri-Ciri Blurb yang Efektif

Blurb yang menarik umumnya memiliki beberapa karakteristik berikut. 

1. Kalimat pembuka yang kuat

Kalimat pertama harus mampu membuat pembaca berhenti sejenak dan ingin mengetahui kelanjutannya. 

2. Menampilkan inti konflik

Pembaca cukup mengetahui masalah utama tanpa perlu dijelaskan seluruh alurnya.
 

3. Tidak memberikan spoiler

Biarkan pembaca menemukan sendiri jawaban dari konflik yang dibangun. 

4. Menggunakan bahasa yang mengalir

Hindari kalimat yang terlalu panjang atau penuh istilah yang membingungkan. 

5. Memiliki penutup yang memancing rasa penasaran

Akhiri dengan pertanyaan atau pernyataan yang membuat pembaca ingin segera membuka halaman pertama.

 

contoh penampakan Blurb buku di cover belakang
Contoh penampakan Blurb buku di cover belakang

Cara Membuat Blurb Buku

Membuat blurb sebenarnya tidak sesulit menulis cerita. Namun, diperlukan kemampuan memilih informasi yang paling menarik. 

1. Tentukan inti cerita

Tanyakan kepada diri sendiri: "Apa hal paling menarik dari buku ini?" Fokuslah pada satu ide utama tersebut. 

2. Perkenalkan tokoh atau topik utama

Jika buku berupa novel, perkenalkan tokoh utama beserta situasi yang dihadapinya. Jika buku nonfiksi, jelaskan masalah yang ingin diselesaikan buku tersebut. 

3. Bangun konflik atau rasa ingin tahu

Setelah pembaca memahami situasinya, munculkan konflik yang menjadi pusat cerita. Namun ingat, cukup tampilkan masalahnya, bukan penyelesaiannya. 

4. Tutup dengan kalimat yang menggugah

Kalimat terakhir harus meninggalkan pertanyaan dalam benak pembaca. Semakin besar rasa penasaran yang muncul, semakin besar peluang buku tersebut dibaca.
 

Contoh Blurb Novel  

Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati - Brian Khrisna

Seperti malam-malam lain, aku pulang selepas lembur. Orang-orang di kantor yang sudah menikah, mereka pulang ke keluarganya masing-masing. Sementara aku yang tidak punya siapa-siapa ini, sekarang masih duduk sendirian di parkiran mobil yang sudah lengang, bersama sebotol bir, rokok murah, dan sepotong kue ulang tahunku sendiri yang kubeli dari toko manisan dekat kantor.

Aku takut kalau ternyata selama ini aku tidak pernah berhasil menjalani hidup seperti sebagaimana seharusnya. Di kepalaku sekarang, pertanyaan ini semakin lama semakin membesar. Pantaksah hidup ini kulanjutkan?

Aku berdiri menatap ke langit malam.
Kini tekadku sudah bulat.
Aku akan bunuh diri 24 jam dari sekarang.
 

Contoh Blurb Buku Nonfiksi

30 Hari Menemani Hati - Ayank Irma

Buku ini untuk kamu yang pernah terluka, yang tetap tersenyum meski hatinya remukperlahan, yang pernah ingin menyerah tapi memutuskan untuk tetap bernapas

Buku ini tidak dituli untuk menggurui atau memperbaiki kamu.
 
Buku ini ada untuk menemanimu. Selama30 hari kedepan, kamu akan diajak menuliskan, merasakan, dan merenungkan perjalanan emosionalmu.
 
Tapi, semua proses ini bukan tentang seberapa cepat kamu sembuh, melainkan seberapa jujur kamu mau hadir untuk dirimu sendiri. 


Kesalahan yang Sering Dilakukan

Beberapa kesalahan yang sering ditemui ketika menulis blurb antara lain: 
  • Menceritakan seluruh alur cerita,
  • Memasukkan terlalu banyak nama tokoh,
  • Menggunakan bahasa yang bertele-tele,
  • Menjelaskan latar belakang secara berlebihan,
  • Mengungkap akhir cerita,
  • Serta tidak memberikan alasan mengapa buku tersebut layak dibaca.

Tips Menulis Blurb yang Menjual

Sebelum blurb dipublikasikan, coba lakukan beberapa hal berikut: 
  • Baca kembali dan hilangkan kalimat yang tidak penting,
  • Gunakan kata kerja yang kuat,
  • Fokus pada manfaat atau konflik utama,
  • Hindari spoiler dan bayangkan Anda sedang mengajak seorang teman membaca buku tersebut.
Jika setelah membaca blurb seseorang merasa penasaran, berarti tujuan utama blurb telah tercapai.
 

Kesimpulan

Blurb adalah salah satu bagian terpenting dalam sebuah buku karena menjadi kesan pertama yang diterima calon pembaca. Dengan menyajikan gambaran singkat yang menarik tanpa mengungkap seluruh isi cerita, blurb mampu membangun rasa penasaran sekaligus meningkatkan peluang sebuah buku untuk dibaca maupun dibeli.

Oleh karena itu, selain menyusun isi buku yang berkualitas, penulis juga perlu memberikan perhatian khusus pada penulisan blurb. Sebab, blurb yang tepat dapat menjadi jembatan antara sebuah buku dan pembaca yang tepat. 

Redaksi KataLiterasi

KataLiterasi.id adalah media literasi yang menghadirkan resensi buku, profil penulis, rekomendasi bacaan, serta berbagai artikel seputar dunia buku dan membaca. Kami percaya bahwa setiap buku memiliki cerita, dan setiap pembaca berhak menemukan buku yang tepat pada waktu yang tepat.

Lebih baru Lebih lama
Hadiah 56Th Penuh Makna

Formulir Kontak